Ini puisi yang sederhana, tidak menggunakan majas, dan mudah dimengerti semoga para pembaca bisa merasakan konflik yang terjadi pada puisi dibawah ini.Terimakasih
IBU
Sekarang kuingin kau disini
menemaniku disetiap isak tangisanku
Kuingin kau mengusap setiap tetes air mataku
Kuharap kau datang kemari ibu
Kuingin bercerita denganmu
Bercerita mengenai kehidupan yang sesungguhnya
Mengenai kehidupan yang abadi
Abadi tanpa tetesa air mata
Tanpa kemarahan, dendam dan benci
Andai kau tahu perasaanku saat ini
Hatiku dipenuhi rasa marah, iri atas kehidupan ini
Kehidupanku selalu menguji kesabaranku
Namun kutau
Ibu dan Tuhan sayang kepadaku
dan aku yakin Tuhan akan memberikan kebahagiaan
Kepadaku
Bersama ibu disisi Tuhan